Posted by: hkhotimah | September 24, 2010

proposal menikah

dapet ini dari inet.
terharu saya ..
seandainya beberapa tahun lalu saya/kami menemukan ini.. tak kan banyak hati yang tersakiti..
bpk ibu .. mas mbak .. maafkan saya
karena sesungguhnya tak ada niatan ketika niat terucap untuk menyakiti

semoga Allah membalas sakit/kesal/marah yang semuanya tahan selama ini dengan kebaikan yang berkali lipat
semoga Allah membalas ikhlas semuanya dgn kemuliaan yang tiada tara
amin ..
*curcol .. bismillah .. ya Allah hanya kepadaMu kami beribadah dan hanya kepadaMu kami memohon ..
betapa kesempurnaan adalah milikMu ..
*semoga bisa bermanfaat buat yang lainnya .. amin

[quote]
Latar Belakang

Mama dan Papaku tersayang, semoga Allah selalu memberkahi langkah-langkah kita dan tidak putus-putus memberikan nikmatNya kepada kita.

Mama dan Papa sebagai hamba Allah, anakmu ini telah diberi berbagai nikmat. Diantaranya adalah fitrah kebutuhan biologis, saling membutuhkan terhadap lawan jenis. Fitrah merupakan pemberian Allah yang telah melekat secara inheren dengan kehidupan manusia itu sendiri.Hanyalah kehancuran yang didapatkan jika manusia melanggar fitrah pemberian Allah itu. Sungguh, kebutuhan ini wajar bagi manusia normal, selain untuk kebahagiaan manusia itu sendiri.

Mama dan Papaku, melihat kehidupan remaja dewasa itu sungguh amat memprihatinkan. Mereka seolah tanpa sadar melakukan perbuatan-perbuatan maksiat kepada Allah. Seolah-olah, dikepala mereka yang ada hanya pikiran-pikiran yang mengarah kepada kebahagiaan semu dan sesaat. Belum lagi kalau ditanyakan kepada mereka tentang menikah. “Saya nggak sempat mikirin kimpoi, sibuk sih, lagian saya masih ngumpulin barang dulu,” begitu kata sebagian dari mereka. Padahal , kurang apa sih mereka. Wallahua’lamu, mudah-mudahan saja mereka bisa bertahan untuk tidak berbuat maksiat.

Mama dan Papaku tersayang, bercerita tentang pergaulan remaja umumnya, rasanya tidak cukup tinta ini untuk ditorehkan. Setiap saya menulis peristiwa remaja, pada saat yang sama, terjadi pula peristiwa baru yang menuntut perhatian kita.

Mama dan Papa, inilah antara lain yang melatarbelakangi anakmu ini untuk segera menikah.

Dasar Pemikiran

“Dan nikahkanlah orang-orang bujangan di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karuniaNya. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS .24 32).

“Dan segala sesuatu kami jadikan berjodoh-jodohan, agar sekalian kamu berpikir.” (QS 51 : 49).

Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya,berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT.

Dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW :

“Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah,sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.” (Al-Hadits).

Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah

Rasulullah SAW bersabda:
“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku!”(Al-Hadits).

“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah :
a.Pejuang di jalan Allah.
b.Budak yang menebus dirinya dari tuannya.
c.Pemuda yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram.”
(Al-Hadits)

” Hai golongan pemuda ! Bila di antara kamu ada yang mampu menikah hendaklah ia nikah, karena nanti mata akan lebih terjaga dan kemaluan akan lebih terpelihara.” (Al-Hadits).

Akibat-akibat Menunda atau Mempersulit Pernikahan :
1.Kerusakan dan kehancuran moral akibat pacaran dan free sex.
2.Tertunda lahirnya generasi penerus risalah.
3.Tidak tenangnya Ruhani dan perasaan, karena Allah baru memberi ketenangan dan kasih sayang bagi orang yang menikah.
4.Menanggung dosa di akhirat kelak, karena tidak dikerjakannya kewajiban menikah saat syarat yang Allah dan RasulNya tetapkan terpenuhi.

Namun, umumnya yang terjadi di masyarakat di seputar pernikahan adalah sebagai berikut ini:
Status yang mulia bukan lagi yang taqwa, melainkan gelar yang disandang : Ir, DR, SE, SH, dsb
Pesta pernikahan mestilah yang wah…, karena merupakan prestise tersendiri, bukan diselenggarakan dengan penuh ketawadhu’an sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Pernikahan dianggap penghalang untuk menyenangkan orang tua.
Pernikahan hendaklah dilandasi semata-mata hanya mencari ridha Allah dan RasulNya. Bukan dicampuri dengan harapan ridha dari manusia(sanjungan, tidak enak, apa kata orang).
Yakinlah…! Bila Allah ridha terhadap apa yang kita kerjakan, maka kita akan selamat di dunia dan di akhirat kelak.

Tujuan Pernikahan
1.Melaksanakan perintah Allah dan Sunnah Rasul.
2.Melanjutkan generasi muslim sebagai pengemban risalah Islam.
3.Mendapatkan cinta dan kasih sayang.
4.Agar kaya (sebaik-baik kekayaan adalah isteri yang shalihat).

Kesiapan Pribadi
1.Kondisi Qalb yang sudah mantap (setelah istikharah).
2.Termasuk wajib nikah (sulit untuk shaum…nah lo).
3.Secara materi, siap.

Penutup
Mama dan Papa, demikanlah proposal ini diajukan anakmu. Semoga mama dan papa memahami keinginan anakmu ini. Atas bantuan dan doa dari mama dan papa, anakmu mengucapkan “Jazakumullah Khairan katsiira.”

bandung, 29 agustus 2010

Anakmu
[/quote]


Responses

  1. semoga dilancarkan nul. apa udah ya?

  2. 🙂 alhamdulillah sudah mas iwan ^^
    matur suwun doanya ..

    pa kabar mas? dimana skarang? masih di itb?

  3. alhamdulillah, baru mampir lagi😀

    selamat!

    sekarang di lereng slamet alias slamet valley nul

  4. Bagus bagus


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: